Jurnalistik Atau Humas

Jurnalistik Atau Humas

Dunia ilmu komunikasi sangat erat kaitannya dengan profesi public relations (PR) dan jurnalistik. Bagi para praktisi PR, mempelajari ilmu jurnalistik sangatlah berguna menunjang segala aktifitas kehumasan. Begitupula dengan praktisi jurnalistik, yang wajib memahami keilmuan dalam bidang hubungan masyarakat untuk segala aktifitasnya.

Memang tak sedikit yang beranggapan bahwa dunia jurnalis dan PR berbeda, dengan menyatakan hubungan keduanya adalah sebagai partner, rekan, dan sekaligus mitra kerja terdekat. Hubungan dari keduanya yang terjalin diteoritiskan sebagai hubungan simbiosis mutualis, dimana kedua belah pihak saling menguntungkan dan saling memberikan manfaat.

Namun, dibalik perbedaan tersebut, kedua cabang ilmu ini memiliki kesamaan dalam latar belakang keilmuannya. Dalam konteks dunia PR, para ahli komunikasi tentu sepakat bahwa jurnalistik menjadi salah satu keahlian yang harus kuasai oleh seorang PR. Kemampuan dalam bidang jurnalistik tidak dapat dipungkiri menjadi modal seseorang untuk menjadi PR yang handal. Hal itu karena beberapa skill jurnalistik yang harus dimiliki oleh wartawan pada dasarnya juga harus dimiliki oleh seorang PR. Contohnya kemampuan menulis Press Release, negosiasi, membaca isu dan momentum serta berelasi dengan pihak terkait. Segala skill tersebut akan dibahas secara tuntas oleh cabang ilmu jurnalistik.

Begitupula sebaliknya, dalam dunia jurnalistik yang segala aktivitasnya dilakukan oleh sekelompok orang yang berkaitan dengan tulis menulis, fungsi public relations tak bisa dilepaskan begitu saja. Hal ini dikarenakan profesi public relations bisa masuk ke berbagai lini aktivitas manusia. Public relations adalah ilmu terapan dan jembatan semua aspek kehidupan termasuk dalam dunia pers. Berapa konsep yang akan dialami oleh praktisi jurnalistik mampu diimplementasikan oleh cabang ilmu public relations pada publikasi, komunikasi internal, promosi bahkan periklanan, yang kesemuanya merupakan aktifitas kewartawanan.

Berbekal penjelasan diatas, baik keilmuan jurnalistik maupun public relations dapat disimpulkan menjadi suatu hal yang tak terpisahkan. Keduanya memiliki fungsi untuk memberikan penerangan kepada publik dan melakukan persuasi kepada publik untuk mengubah sikap dan tingkah laku. Oleh sebab itulah kedua bidang ini dibentuk untuk bersinergi satu sama lain, dan membutuhkan rasa percaya dari masyarakat yang mereka “layani”. (sa)
—————————————–
http://alayyubi23.blogspot.com/2014/09/jurnalistik-atau-humas.html

SHARE THIS:

Komentar

Leave a Reply

error: Content is protected !!
mautic is open source marketing automation -->