Keterampilan Berbahasa

Keterampilan Berbahasa

Oleh: J. Haryadi

Keterampilan berbahasa sangat diperlukan oleh seorang penulis karena dapat mendukung kelancaran menulisnya.

Berbagai pengetahuan yang diperlukan seperti Tata Bahasa Indonesia, Ejaan yang Disempurnakan (EYD), kamus Bahasa Indonesia, kamus Idiom dan keterampilan dalam menyusun kalimat-kalimat, sehingga pembaca mudah memahami, mutlak
diperlukan seorang penulis jika dirinya ingin sukses sebagai penulis profesional.

Banyak penulis yang tidak memahami bagaimana cara menyusun kalimat dengan baik, sehingga tulisan yang dibuatnya kurang sedap dibaca, terkesan berat sehingga membuat pembaca sulit memahami isi tulisannya. Oleh sebab itu pengetahuan tentang keterampilan berbahasa memang merupakan suatu keharusan.
Beberapa pengetahuan yang berkaitan dengan keterampilan berbahasa dapat dijelaskan berikut ini:

Mengenal jenis Bahasa tulisan (Ilmiah dan populer)

a. Tulisan ilmiah

 Judul : Judul artikel ilmiah berisi bahasa baku sesuai (EYD) Ejaan yang Disempurnakan serta cukup menarik minat orang untuk membaca isi tulisan namun bahasa dan tulisan tetap formal.

 Teknik Penulisan : Teknik Penulisan ilmiah, memiliki teknik penulisan yang baku dan sesuai dengan kaidah kebahasaan yaitu EYD (Ejaan yang Disempurnakan). Ada beberapa teknik penulisan yang umum digunakan, salah satunya yaitu: Pendahuluan, Tinjauan Pustaka, Metode Penelitian, Pembahasan, dan Kesimpulan. Teknik penulisan ilmiah disesuaikan dengan masalah dari materi yang akan dibahas dan sesuai dengan teori dari teknik penulisan pembahasan suatu penelitian.

 Bahasa Penulisan : Artikel ilmiah menggunakan bahasa baku yang sesuai dengan kaidah bahasa penulisan ilmiah yang baik dan juga benar yaitu Ejaan Yang Disempurnakan (EYD).

 Tujuan Penulisan : Tulisan ilmiah ditulis dengan tujuan untuk menyelesaikan tugas akhir kuliah di universitas, untuk menyelesaikan laporan praktikum, maupun untuk melakukan suatu penelitian secara mendalam terhadap objek yang diteliti. Selain itu, tujuan menulis artikel ilmiah juga untuk memublikasikan pemikiran penulis ke khalayak akademik yang lebih luas melalui media jurnal yang sesuai dengan disiplin ilmu, baik lingkup nasional maupun antar bangsa.

 Validitas : Validitas merupakan suatu nilai dari sebuah tulisan apakah dapat dipercaya, benar, dan tepat sesuai dengan kaidah penulisan ilmiah. Pada tulisan ilmiah, validitas sangat penting, karena kualitas dari sebuah tulisan ilmiah, salah satu tolak ukurnya yaitu validitas.

 Pembahasan dan Analisis : Artikel ilmiah diuraikan secara singkat, rinci, logis, sistematis, padat, komprehensif, dan jelas dengan menggunakan bahasa Indonesia yang sesuai dengan EYD (Ejaan yang Disempurnakan), sehingga pembahasan dan analisisnya dapat dipahami oleh masyarakat
intelektual maupun masyarakat umum.

 Sistematika Isi : Artikel ilmiah selayaknya ditulis berdasarkan hasil penelitian lapangan sehingga memuat informasi dan fakta empirik yang akurat, mutakhir dan komprehensif dengan metodologi yang jelas.

 Struktur artikel ilmiah dan populer dari segi penyampaian : Artikel ilmiah berisi tentang suatu masalah yang penyampaiannya disertakan bukti dan opini yang mendukung, kemudian diakhiri dengan ringkasan dan kesimpulan. Pembuatan artikel ilmiah harus memperhatikan langkah-langkah pembuatan artikel ilmiah yang baik dan benar, tidak hanya sekedar menyampaikan pendapat tetapi harus memperhatikan kaidah yang berlaku.

b. Tulisan Populer

 Judul artikel : Judul artikel populer menggunakan bahasa menarik dan tidak dibatasi pada bahasa baku atau bisa menggunakan bahasa yang non-formal yang dapat menarik hati pembaca.

 Teknik Penulisan : Pada tulisan populer, teknik penulisan yang digunakan yaitu bebas, runtut, singkat dan jelas. Tulisan populer tidak mengacu pada suatu teknik penulisan tertentu, dan biasanya berisi informasi yang menarik pada waktu tersebut.

 Bahasa Penulisan : Artikel populer biasanya menggunakan bahasa umum yang ada di masyarakat, bahasa yang digunakan sehari-hari dan bahasa yang tidak terlalu terikat dengan kaidah penulisan seperti Ejaan Yang Disempurnakan (EYD).

 Tujuan Penulisan : Sementara artikel populer ditulis dengan tujuan untuk memberikan informasi tertentu kepada masyarakat umum, memberikan pemikiran berdasarkan informasi atau wawasan penulisnya dan sebagai bahan wacana tentang topik tertentu bagi pembacanya.

 Validitas : Pada tulisan populer, validitas suatu karya tidak terlalu dipersoalkan, karena sifatnya bebas namun tetap harus bisa dipertanggungjawabkan.

 Pembahasan dan Analisis : Pada artikel populer pembahasan dan analisis tidak perlu terlalu mendalam dan rinci, namun logika serta sistematika pemikiran harus tetap diperhatikan, agar pembaca dapat menangkap pesan sesuai dengan yang ingin penulis sampaikan.

 Sistematika isi : Pada artikel populer, materinya tidak harus berdasarkan pada fakta-fakta empirik (penelitian), tetapi bisa juga dari hasil pengamatan (observasi) ataupun perenungan penulis.

 Struktur artikel ilmiah dan populer dari segi penyampaian : Artikel populer disajikan dengan struktur penyampaian yang relatif sederhana, sehingga dapat dimengerti oleh semua lapisan masyarakat, tulisan popular ditulis secara ringan dan tidak rumit serta bersifat hiburan. Selain itu, bahasa yang digunakan cenderung bebas seperti tulisan di majalah. Pada artikel populer, lebih banyak menyajikan gagasan, komentar atau ulasan terhadap suatu permasalahan.
_____________________________________________
J. Haryadi adalah Salah satu Tim Pemateri Pelatihan Menulis
Intermedia

SHARE THIS:

Komentar

Leave a Reply

error: Content is protected !!
mautic is open source marketing automation -->