Konsep Dalam Menulis

Konsep Dalam Menulis

Perkembangan teknologi terutama dengan lahirnya fenomena internet telah memberikan kemudahan baru bagi para penulis. Melalui era sosial media seperti saat ini maka seorang penulis akan sangat mudah untuk mempublikasikan tulisannya dan dibaca oleh banyak orang serta bisa langsung saling menanggapi tulisan tersebut. Kemudahan melakukan publikasi terhadap tulisan membuat kini tak perlu lagi untuk harus menjadi wartawan bila ingin bisa mempublikasikan tulisan buatan sendiri baik dari genre reportase, opini bahkan sekedar tulisan fiksi.

Pertanyaan pertama yang biasanya muncul bagi seseorang yang tidak biasa menulis adalah sebenarnya mengapa harus menulis. Bagi seseorang yang tidak biasa menulis kegiatan menulis terlihat seperti tidak berguna. Membuang waktu berlama-lama hanya membuat tulisan tanpa menghasilkan apapun. Begitu mungkin awalnya yang menjadi pertanyaan tentang manfaat kegiatan menulis.

Pada era seperti sekarang ini dengan kemudahan melakukan komunikasi. Maka sebenarnya hal yang menjadi sangat penting adalah informasi. Coba lihat bagaimana banyaknya orang yang selalu berada di depan komputer hanya untuk sekedar tidak ketinggalan informasi tentang sesuatu. Tulisan dipandang sebagai media yang paling tepat untuk memberikan informasi. Saat ini tulisan bisa mengandung banyak informasi, mulai dari berita, petunjuk, himbauan dan juga sebagai sarana promosi / iklan.

Begitulah sekiranya manfaat sebuah tulisan mampu memberikan informasi bagi para pembacanya. Melalui kegiatan menulis kita bisa membagi pengetahuan dan informasi yang kita ketahui kepada orang lain. Bisa saja tulisan yang kita anggap biasa tapi ternyata memiliki informasi yang sangat bermanfaat bagi orang lain.

Berikut ada beberapa konsep yang sekiranya bisa kita tampung sebagai acuan untuk membuat sebuah tulisan. Sebelas konsep ini diharapkan tidak hanya mampu membuat kegiatan menulis menjadi mudah dan menghasilkan karya tulisan yang indah. Sebelas konsep yang akan dibahas pada tulisan ini juga bisa untuk membentuk seorang penulis memiliki mental juara dengan hasil karya tulisan yang dibuat sepenuh hati dan totalitas dalam membuat tulisan.

1. Tetapkan tujuan dan target tulisan.

Meski terkesan sepele namun hal ini ternyata sangat penting. Saat anda mulai membuat sebuah tulisan pasti ada niat tertentu tentang tulisan yang ingin anda buat. Tetapkan tujuan awal membuat tulisan dengan tegas agar nantinya tulisan yang dibuat tidak menyimpang dari tujuan awal dan harus tetap sesuai dengan tema yang telah ditentukan sebelumnya. Pastikan bahwa tulisan harus sesuai dengan tujuan awal kita dan tidak menyimpang dengan membahas hal lain yang tidak berhubungan dengan tujuan tulisan.

Tetapkan target untuk tulisan yang akan kita buat. Seperti berapa banyak kata atau lembar bagi tulisan kita dan apa saja yang akan dibahas pada tulisan kita. Targetkan juga waktu yang dibutuhkan bagi kita untuk menyelesaikan tulisan. Jangan sampai terlalu asyik menulis malah menjadi mengganggu pekerjaan atau aktivitas kita yang lain.

2. Fokus dan sesuaikan pada tema tulisan.

Usahakan sebelum membuat tulisan anda sudah punya bayangan tentang tulisan seperti apa yang sekiranya akan anda buat dengan sebuah tema tertentu yang diberikan. Peran imajinasi penulis sangat penting pada hal ini, karena tentu saja dengan sebuah tema yang diberikan setiap penulis akan mampu membawa tema tersebut ke beraneka ragam tulisan yan unik dan menarik. Fokus menggali ide tentang tulisan yang akan dibuat dengan menyesuiakan rencana tulisan dengan tema yang diberikan. Pada langkah ini biasanya seorang penulis juga sudah mulai merencanakan judul untuk tulisan yang akan dibuat.

3. Cari informasi sebanyak-banyaknya tentang bahan tulisan.

Ketika sudah menetapkan tulisan yang akan dibuat dengan tema yang ada maka langkah selanjutnya adalah mencari informasi sebanyak-banyaknya tentang topik untuk bahan tulisan. Kegiatan ini sangat bermanfaat bila kita membuat sebuah tulisan ilmiah atau juga tulisan berbentuk reportase. Semakin lengkap informasi yang kita peroleh maka semakin banyak pula hal yang bisa kita tulis.

Sehingga tulisan yang kita buat akan sangat bagus karena mengandung informasi yang lengkap dan tidak menggantung atau masih simpang siur karena informasi yang dituliskan kurang lengkap (biasanya tulisannya hanya menyampaikan permasalahan tanpa menuliskan juga cara penyelesaian atas masalah yang disampaikan, tulisan seperti ini hanya akan mengecewakan dan membuat bingung pembaca karena tulisannya tidak sesuai dengan yang diharapkan pembaca).

Misalnya seperti tulisan tentang pengumuman sebuah kegiatan tapi tidak disertakan pula waktu dan lokasi kegiatan tersebut akan diselenggarakan. Pentingnya totalitas dalam membuat sebuah tulisan agar tulisan yang dihasilkan memberikan informasi yang lengkap dan tidak menjadi sia-sia.

4. Buat dan rangkai bagian tulisan (pendahuluan, isi dan penutup).

Setelah mendapatkan informasi yang lengkap untuk bahan tulisan maka kita sudah bisa menentukan tulisan yang kita buat akan mulai dari mana dengan membahas tentang apa dahulu. Untuk memudahkan hal ini maka kita bisa meniru susunan tulisan pada karya ilmiah seperti dimulai dari abstraksi, pendahuluan, dasar teori, pembahasan dan diakhiri dengan kesimpulan. Bisa juga dengan meniru tulisan fiksi yang memiliki susunan umum seperti pengenalan tokoh, identifikasi konflik, puncak konflik, penyelesaian konflik dan akhir cerita.

Untuk tulisan seperti yang hanya menghabiskan beberapa lembar saja kita bisa membagi tulisan menjadi tiga bagian yaitu pendahuluan, isi dan penutup. Ajak pembaca untuk membaca tulisan kita dari hal yang ringan pada bagian pendahuluan untuk selanjutnya baru membahasnya secara lengkap di bagian isi. Pastikan tulisan kita juga mengandung penyelesaian masalah atau juga review atas keseluruhan tulisan yang dicantumkan di akhir tulisan pada bagian penutup. (Perhatikan tulisan saya pada artikel ini tidak langsung memberikan sebelas konsep menulis tetapi mengantar pembaca untuk memahami manfaat membuat tulisan terlebih dahulu dan setelah menyampaikan isi sebelas konsep menulis lalu diakhiri dengan memberikan sedikit gambaran tentang tulisan dan dihiasi “bumbu” motivasi bagi para pembaca di bagian penutup pada akhir tulisan ini).

5. Rencanakan ide pokok.

Kegiatan ini sudah menjadi kebiasaan saya sejak lama dalam membuat sebuah tulisan yaitu menyiapkan semacam kerangka tulisan yang mengandung ide pokok yang ada pada tulisan yang akan saya buat. Melalui teknik ini maka saya tidak akan kelewatan dengan seluruh ide pokok yang sudah saya pikirkan sebelumnya. Sehingga semua ide pokok yang berkaitan dengan tulisan bisa dibahas sesuai dengan yang direncanakan. Membuat rancangan ide pokok juga akan sangat membantu saat tulisan yang kita buat diselesaikan dengan cara mencicilnya tanpa langsung diselesaikan saat itu juga.

Hal ini sama seperti seorang arsitek yang membuat rancangan terlebih dahulu untuk selanjutnya diimplementasikan dalam bentuk nyata atau seperti seorang programmer komputer yang membuat algoritma terlebih dahulu untuk selanjutnya dibuat programnya secara keseluruhan. Kerangka ide pokok akan membuat tulisan lebih terstruktur dan memiliki alur yang jelas sehingga memudahkan pembaca dalam menikmati tulisan kita.

Berikut adalah contoh rancangan ide pokok untuk artikel ini

13113930071369109940

6. Rancang tulisan semenarik mungkin.

Usahakan untuk membuat tulisan semenarik mungkin. Hipnotis pembaca dengan rangkaian kata-kata jitu anda agar pembaca tertarik untuk membaca tulisan anda dan membacanya sampai selesai. Gunakan kata-kata yang umum dalam bahasa sehari-hari agar tulisan bisa dimengerti oleh semua kalangan pembaca dan tidak hanya menjangkau pembaca dengan keahlian tertentu saja.

Judul sekiranya menjadi perhatian utama bagi para penulis. Buatlah judul untuk tulisan dengan menggunakan kata yang populer sehingga membuat pembaca tertarik dan penasaran dengan tulisan kita. Harus ditaati pula judul untuk tulisan tidak boleh asal sembarang populer dan menarik tetapi juga harus mendeskripsikan tulisan kita secara keseluruhan.

Untuk mempertajam imajinasi pembaca terhadap tulisan kita maka sertakan juga gambar ilustrasi pada tulisan, gambar ilustrasi yang ditampilkan harus memiliki kaitan dengan topik yang kita tuliskan. Gambar ilustrasi yang menarik juga bisa membantu mempromosikan tulisan kita untuk dibaca selain juga judul tulisan yang menarik.

7. Menulislah seperti bercerita.

Cara menulis seperti ini bisa diterapkan bagi penulis pemula tapi juga bisa terus digunakan oleh orang yang sudah terbiasa menulis. Ketika sedang menulis maka bayangkan bila anda memang sedang bercerita dengan pembaca. dengan cara bercerita akan menghasilkan tulisan yang tidak membosankan karena seolah-olah tulisan menjadi seperti pembicaraan yang hidup. Tulisan dari cara bercerita juga bisa diterapkan pada tulisan yang banyak mengandung informasi penting agar pembaca bisa lebih mudah mengingatnya.

Perhatikan juga gaya bahasa yang anda gunakan dalam tulisan, meskipun ingin membuat tulisan yang terasa akrab dengan pembaca tapi juga harus tetap diperhatikan agar bahasa yang digunakan masih dalam kaidah kesopanan dan menggunakan kata / istilah yang efektif agar tulisan menjadi mudah untuk dimengerti.

8. Berpikir out of the box.

Jangan hanya menjadi penulis tapi jadilah penulislah yang berbeda dari penulis yang lainnya. Sehingga karya yang nantinya anda hasilkan juga akan berbeda dengan lainnya. Biasakan untuk menjadi seseorang yang unik dengan membuat sesuatu yang berbeda dengan yang lainnya atau yang sudah ada. Berpikir dengan cara out of the box akan mengasah kreativitas dan memberikan kemajuan bagi kepribadian manusia.

Buatlah sebuah tulisan yang agak “menyimpang” dari tema namun tetap memiliki kaitan yang jelas. Tulisan dengan gaya seperti ini akan memperkaya informasi yang ada di dalamnya dan mengejutkan pembaca karena pemikirannya dibawa agak jauh dari konteks yang diduga sebelumnya, pembaca akan ikut berpikir dalam membaca tulisan kita dan mencoba untuk ikut menduga akan seperti apa akhir penyelesaian dari tulisan kita.

Cara berpikir out of the box bisa disisipkan pada tulisan seperti cara menjelaskan sesuatu dengan membuat perumpamaan dari hal lain yang lebih populer atau dari kegiatan pada kehidupan nyata sehari-hari. Harus diperhatikan meski menggunakan pemikiran yang out of the box namun jangan sampai tulisan yang kita buat malah menjadi tidak nyambung. Tulisan harus tetap sesuai dengan judul dan tema serta dapat diterima dengan logis.

9. Perhatikan alur tulisan.

Buatlah sebuah alur penjelasan yang terstruktur dalam sebuah tulisan. Misalnya tulisan dimulai dari definisi dan dilanjutkan dengan mekanisme pembahasan lalu diakhiri dengan menyertakan beberapa contoh. Melalui cara ini tulisan akan menjadi terurut dan pembaca dapat dengan mudah mengikutinya karena tulisan disampaikan secara bertahap.

10. Kenali kepribadian dan kebutuhan pembaca.

Lakukan sebuah perkiraan tentang bagaimana cara menyampaikan kata yang paling tepat pada tulisan yang dibuat. Cobalah untuk mampu memahami sampai sejauh mana pembaca dapat mengikuti tulisan kita dan membuatnya tertarik untuk membacanya.

Pikirkanlah kira-kira tulisan seperti apa dan yang mengandung informasi apa yang akan diminati oleh banyak pembaca. Meski menulis menjadi sebuah kesenangan bagi diri sendiri tetapi ketika tulisan kita dipublikasi maka sudah sepantasnya agar tulisan kita dapat memberikan manfaat bagi para pembaca.

11. Sisipkan pesan moral (eksplisit dan implisit).

Kebiasaan ini mungkin sudah sedikit penulis yang melakukannya, memberi pesan moral dalam tulisan membuat tulisan menjadi tak biasa dan terasa istimewa. Menyisipkan pesan moral pada tulisan dapat memberikan hikmah dan pengetahuan atau pengalaman berharga bagi pembacanya.

Pesan moral dapat langsung disampaikan secara langsung atau eksplisit dan bisa juga hanya disampaikan lewat sebuah contoh tanpa mengatakannya secara langsung (implisit). Pesan moral pada sebuah tulisan dapat terus diingat oleh pembaca dalam menjalani kehidupannya. Meski terkesan pesan moral hanya pantas ada di dongeng anak-anak namun ternyata penyampaian pesan moral sangat efektif untuk membuat sifat atau perilaku pembaca menjadi lebih baik.

Misalnya pada sebuah tulisan reportase tentang bencana banjir maka penulis bisa saja menyisipkan pesan moral seperti harus waspada ketika musim hujan datang atau menghimbau untuk menjaga kebersihan lingkungan dengan tidak membuang sampah sembarangan karena sampah menjadi salah satu penyebab terjadinya banjir.

Ketika tulisan sudah selesai dibuat maka jangan ragu untuk mempublikasikannya, respon pembaca sering tak terduga. Tulisan yang kita anggap biasa saja terkadang justru banyak pembaca yang menyukainya atau menilainya sebagai tulisan yang informatif baginya. Publikasikan saja terlebih dahulu, masalah akan banyak pembaca atau tidak adalah urusan belakangan.

Sekiranya juga harus diketahui untuk menjadi penulis yang bagus maka kita harus menjadi pembaca dan pendengar yang baik. Karena dengan begitu kita akan mampu terlatih untuk mampu mengetahui suatu hal dari berbagai sudut pandang yang berbeda sehingga bisa membuat sebuah penyimpulan yang berimbang dan lengkap. Banyak membaca akan memperkaya kemampuan kita dalam membuat tulisan.

Fenomena seperti sekarang ini dengan adanya kebiasaan buruk plagiat atau dikenal dengan “Copas” yaitu melakukan copy paste terhadap suatu hasil karya. Jangan sampai fenomena ini menyurutkan niat anda untuk mempublikasikan sebuah karya. Anda harus tetap yakin untuk mempublikasikan karya anda dan jangan takut untuk mencoba serta jangan pernah berhenti untuk selalu berkarya. Lakukanlah hal yang anda senangi selama itu memang memiliki manfaat yang baik.

Ketika tulisan anda dibajak jangan khawatir atau takut dan terlalu meratapinya. Aktivitas plagiat merupakan resiko publikasi hasil karya. Biasanya nanti justru pembaca setia tulisan anda yang akan menegur si pelaku plagiat karena telah menyalin tulisan anda. Saya sendiri tidak terlalu ambil pusing dengan fenomena plagiat, yang penting kita selalu menyimpan file asli dari karya yang pernah kita publikasikan tersebut. Sehingga kita memiliki bukti yang sah sebagai pencipta yang asli dari karya tersebut.

Menulislah seperti burung yang dapat selalu terbang bebas tanpa peduli besarnya kekuatan tiupan angin, karena justru tiupan anginlah yang mampu membawanya untuk terbang lebih tinggi.

Semua orang bisa menulis, selama ia mau menulis.
Agar tulisan lebih berarti, menulislah dengan sepenuh hati.
Sumber gambar: http://dejavablogger.files.wordpress.com/2011/05/writing_tablet.jpg
——————————————
http://media.kompasiana.com/mainstream-media/2011/07/23/konsep-%E2%80%9Cwinning-eleven%E2%80%9D-dalam-membuat-sebuah-tulisan-380829.html

SHARE THIS:

Komentar

Leave a Reply

error: Content is protected !!
mautic is open source marketing automation -->